Sabtu, 1 Juli 2011, mulai pikul 08.00 - 10.00 WITA, seluruh calon siswa baru SMKN 4 Makassar mengikuti ujian seleksi masuk di SMK Negeri 4 Makassar. Saat ini SMKN 4 Makassar memiliki 6 kompetensi keahlian yang diminati oleh calon siswa baru. Adapun kompetensi keahlian dengan jumlah peminatnya, antara lain : Kompetensi Keahlian TKJ (Teknologi Komputer & Jaringan dengan jumlah peminat 363 siswa, Kompetensi Keahlian Akuntansi dengan jumlah peminat sebanyak 361 orang, disusul oleh Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran dengan jumlah peminat 324 siswa, Kompetensi Usaha Jasa Wisata sebanya 88 orang, Pemasaran sebanyak 70 orang dan Jasa Boga 32 orang.
Mata pelajaran yang diujikan dalam selesksi ini antara lain :
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris,
3. Matematika,
4. IPA.
Jumlah ruangan yang dipakai test sebanyak 44 ruangan yang diawasi oleh 44 guru pengawas.
Insya Allah hasil tes dapat dilihat pada hari Senin, 4 Juli 2011 di surat kabar. Kalau sperti tahun lalu, maka surat kabar yang bianya mengumumkan hasil seleksi tersebut adalah Harian Fajar & Tribun Timur.
Pendaftaran ulang bagi yang lulus pada tanggal 5 s.d 8 Juli 2011 dengan menunjukkan "KARTU TES ALI" kepada panitia PSB 2011/2012.
Kamis, 30 Juni 2011
Rabu, 29 Juni 2011
SUASANA PENERIMAAN SISWA BARU





Hari Kamis, 30 Juni 2011, di SMK Negeri 4 Makassar, seluruh calon siswa baru pada sibuk mencari ruang test, para calon siswa baru didampingi oleh orang tua/wali mencari ruangannya masing-masing. Sekalipun telah ditempel dena ruangan dibeberapa titik, tetap saja mereka belum memahami kondisi ruangan.
Islam Indonesia sebelum penjajahan Belanda
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
Agama Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Agama Islam berkembang dari bagian Barat sampai bagian Timur di Indonesia. Awal perkembangannya, agama Islam lebih banyak di anut oleh masyarakat yang terdapat di bagian Barat karena jalur pelayaran perdagangan terpusat di bagian Barat Indonesia. Agama Islam dengan mudah diterima dan dianut oleh para raja penguasa kerajaan-krajaan di Indonesia. Akibatnya rakyat yang berada pada wilayah kekuasaannya mengikuti kepercayaan rajanya.
Pada abad ke-13 di Perlak sudah ada pemukiman Muslim. Hal ini disebabkan karena saudagar Muslim pertama kali di daerah itu setelah mengadakan pelayaran jauh dari Barat, dan ditempat itu pula saudagar Muslim asing menunggu waktu untuk memulai pelayaran ke arah barat menuju negerinya. Oleh karena itu, di tempat ini mereka lebih lama tinggal dan ber-sentuhan dengan penduduk setempat, sehingga dapat dipahami bahwa disinilah terjadi penyebaran Islam.
B. Permasalahan.
1. Kerajaan-kerajaan mana sajakah yang bercorak Islam di Indonesia sebelum pejajahan Belanda.
2. Bagaimanakah aspek kehidupan masyarakat kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kesultanan Perlak.
Kesultanan Perlak berdiri pada tahun 840 dan berakhir pada tahun 1292. Proses berdirinya tidak terlepas dari pengaruh Islam di wilayah Sumatera. Sebelum Kesultanan Perlak berdiri, di wilayah Perlak sebenarnya sudah berdiri Negeri Perlak yang raja dan rakyatnya merupakan keturunan dari Maharaja Pho He La (Meurah Perlak Syahir Nuwi) serta keturunan dari pasukan-pasukan pengikutnya. Pada tahun 840 ini, rombongan berjumlah 100 orang dari Timur Tengah menuju pantai Sumatera yang dipimpin oleh Nakhoda Khilafah. Rombongan ini bertujuan untuk berdagang sekaligus membawa sejumlah da‘i yang bertugas untuk membawa dan menyebarkan Islam ke Perlak. Dalam waktu kurang dari setengah abad, raja dan rakyat Perlak meninggalkan agama lama mereka (Hindu dan Buddha), yang kemudian secara sukarela berbondong-bondong memeluk Islam.
Perkembangan selanjutnya menunjukkan bahwa salah seorang anak buah dari Nakhoda Khalifah, Ali bin Muhammad bin Ja‘far Shadiq dikawinkan dengan Makhdum Tansyuri, yang merupakan adik dari Syahir Nuwi, Raja Negeri Perlak yang berketurunan Parsi. Dari buah perkawinan mereka lahirlah Sultan Alaiddin Sayyid Maulana Abdul Aziz Shah, yang menjadi sultan pertama di Kesultanan Perlak sejak tahun 840. Ibu kotanya Perlak yang semula bernama Bandar Perlak kemudian diubah menjadi Bandar Khalifah sebagai bentuk perhargaan terhadap jasa Nakhoda Khalifah.
1. Sumber Sejarah
a. Kitab Idharul Haqq, karangan Abu Ishak Makarani Al Fasy.
b. Kitab Tazkirah Thabakat Jumu Sultan As Salathin, karangan Syekh Syamsul Bahri Abdullah Al Asyi, yang disalin kembali oleh Sayid Abdullah Ibn Sayid Habib Saifuddin pada tahun 1275 H.
c. Silsilah raja-raja Perlak dan Pasai, catatan Sayid Abdullah Ibn Sayid Habib Saifuddin.
d. Catatan Marcopolo.
2. Aspek-aspek Kesultanan Perlak.
a. Aspek Politik.
Raja-raja yang memerintah di Kesultanan Perlak
1) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah (840-864 M)
2) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Rahim Syah (864-888 M)
3) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abbas Syah (888-913 M)
4) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Ali Mughayat Syah (915-918)
Menurut Prof. Dr. Wan Husein Azmi, Kerjaan Perlak mengalami kekosongan pemerintahan karena adanya persaingan paham Syiah dan Ahlus Sunnah setelah pemerintahan Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abbas Syah, maka pada tahun 913-915 terjadi perseteruan. Perseteruan itu dimenangkan oleh ahlus sunnah. Oleh karena itu, Sultan yang diangkat berasal dari keturunan Marah Perlak.
Keturunan Marah Perlak yang menjadi raja berturut-turut adalah :
1) Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Kadir Shah Johan Berdaulat (928-932 M)
2) Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah Johan Berdaulat (932-956)
3) Sultan Makhdum Abdul Malik Shah Johan Berdaulat (956 – 983 M).
Sejarah keislaman di Kesultanan Perlak tidak luput dari persaingan antara kelompok Sunni dan Syiah. Perebutan kekuasaan antara dua kelompok Muslim ini menyebabkan terjadinya perang saudara dan pertumpahan darah. Silih berganti kelompok yang menang mengambil alih kekuasaan dari tangan pesaingnya. Aliran Syi‘ah datang ke Indonesia melalui para pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia. Mereka masuk pertama kali melalui Kesultanan Perlak dengan dukungan penuh dari dinasti Fatimiah di Mesir. Ketika dinasti ini runtuh pada tahun 1268, hubungan antara kelompok Syi‘ah di pantai Sumatera dengan kelompok Syi‘ah di Mesir mulai terputus. Kondisi ini menyebabkan konstelasi politik Mesir berubah haluan. Dinasti Mamaluk memerintahkan pasukan yang dipimpin oleh Syaikh Ismail untuk pergi ke pantai timur Sumatra dengan tujuan utamanya adalah melenyapkan pengikut Syi‘ah di Kesultanan Perlak dan Kesultanan Samudera Pasai.
Sebagai informasi tambahan bahwa raja pertama Kesultanan Samudera Pasai, Marah Silu dengan gelar Malikul Saleh berpindah agama, yang awalnya beragama Hindu kemudian memeluk Islam aliran Syiah. Oleh karena dapat dibujuk oleh Syaikh Ismail, Marah Silu kemudian menganut paham Syafii. Dua pengikut Marah Silu, Seri Kaya dan Bawa Kaya juga menganut paham Syafii, sehingga nama mereka berubah menjadi Sidi Ali Chiatuddin dan Sidi Ali Hasanuddin. Ketika berkuasa Marah Silu dikenal sebagai raja yang sangat anti terhadap pemikiran dan pengikut Syi‘ah.
Aliran Sunni mulai masuk ke Kesultanan Perlak, yaitu pada masa pemerintahan sultan ke-3, Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah. Setelah ia meninggal pada tahun 363 H (913 M), terjadi perang saudara antara kaum Syiah dan Sunni, yang menyebabkan kesultanan dalam kondisi tanpa pemimpin. Pada tahun 302 H (915 M), kelompok Syiah memenangkan perang. Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah dari aliran Syiah kemudian memegang kekuasaan kesultanan sebagai sultan ke-4 (915-918). Ketika pemerintahannya berakhir, terjadi pergolakan antara kaum Syiah dan Sunni, hanya saja untuk kali ini justru dimenangkan oleh kelompok Sunni.
Kurun waktu antara tahun 918 hingga tahun 956 relatif tidak terjadi gejolak yang berarti. Hanya saja, pada tahun 362 H (956 M), setelah sultan ke-7, Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat meninggal, terjadi lagi pergolakan antara kelompok Syiah dan Sunni selama kurang lebih empat tahun. Bedanya, pergolakan kali ini diakhiri dengan adanya itikad perdamaian dari keduanya. Kesultanan Perlak kemudian dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
1) Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah (986 – 988).
2) Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat (986 – 1023).
Kedua kepemimpinan tersebut bersatu kembali ketika salah satu dari pemimpin kedua wilayah tersebut, yaitu Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah meninggal. Ia meninggal ketika Perlak berhasil dikalahkan oleh Kesultanan Sriwijaya. Kondisi perang inilah yang membangkitkan semangat bersatunya kembali kepemim-pinan dalam Kesultanan Perlak. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat, yang awalnya hanya menguasai Perlak Pedalaman kemudian ditetapkan sebagai Sultan ke-8 pada Kesultanan Perlak. Ia melanjutkan perjuangan melawan Sriwijaya hingga tahun 1006. Sultan ke-8 sebenarnya berpaham aliran Sunni, namun sayangnya belum ditemukan data yang menyebutkan apakah terjadi lagi pergolakan antar kedua aliran tersebut.
Pada masa Sultan Perlak ke-17, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II Johan Berdaulat, melakukan politik persahabatan dengan negeri-negeri tetangga. Ia menikahkan dua orang puterinya, yaitu: Putri Ratna Kamala dinikahkan dengan Raja Kesultanan Malaka, Sultan Muhammad Shah (Parameswara) dan Putri Ganggang dinikahkan dengan Raja Kesultanan Samudera Pasai, al-Malik al-Saleh. Kesultanan Perlak berakhir setelah Sultan yang ke-18, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat meninggal pada tahun 1292. Kesultanan Perlak kemudian menyatu dengan Kesultanan Samudera Pasai di bawah kekuasaan sultan Samudera Pasai yang memerintah pada saat itu, Sultan Muhammad Malik Al Zahir yang juga merupakan putera dari al-Malik al-Saleh.
Sebelum bersatu dengan Kesultanan Samudera Pasai, wilayah kekuasaan Kesultanan Perlak hanya mencakup kawasan sekitar Perlak saja. Saat ini, kesultanan ini terletak di pesisir timur daerah aceh yang tepatnya berada di wilayah Perlak, Aceh Timur, Nangroe Aceh Darussalam.
b. Aspek Sosial-Budaya
Perlak dikenal dengan kekayaan hasil alamnya yang didukung dengan letaknya yang sangat strategis. Apalagi, Perlak sangat dikenal sebagai penghasil kayu perlak, yaitu jenis kayu yang sangat bagus untuk membuat kapal. Kondisi semacam inilah yang membuat para pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia tertarik untuk datang ke daerah ini. Masuknya para pedagang tersebut juga sekaligus menyebarkan ajaran Islam di kawasan ini. Kedatangan mereka berpengaruh terhadap kehidupan sosio-budaya masyarakat Perlak pada saat itu. Sebab, ketika itu masyarakat Perlak mulai diperkenalkan tentang bagaimana caranya berdagang. Pada awal abad ke-8, Perlak dikenal sebagai pelabuhan niaga yang sangat maju.
Model pernikahan percampuran mulai terjadi di daerah ini sebagai konsekuensi dari membaurnya antara masyarakat pribumi dengan masyarakat pendatang. Kelompok pendatang bermaksud menyebarluaskan misi Islamisasi dengan cara menikahi wanita-wanita setempat. Sebenarnya tidak hanya itu saja, pernikahan campuran juga dimaksudkan untuk mengem-bangkan sayap perdagangan dari pihak pendatang di daerah ini.
c. Aspek Ekonomi
Kesultanan Islam Perlak adalah kerjaan yang maju dengan kemampuan membuat alat pembayaran resmi kerjaan.
Ditemukannya bukti-bukti berupa mata uang dari kerjaan Perlak, yang terdiri dari atas tiga jenis :
1) Mata uang “Dirham” ditemukan oleh Ruhidi/Zakaria di Kampung Paya Meuligou, sekitar 150 meter dari lokasi bandar Khalifah.
2) Mata uang “Kupang” ditemukan di kampung Sara Pineung, Blang Simpo Perlak, di selatan Perlak
3) Mata uang “Kuningan” atau tembaga uang diperlihatkan M. Arifin Ahmad, Ketua Tim Sejarah Aceh Timur.
B. Kesultanan Samudera Pasai.
Kesultanan Samudera Pasai terletak di bagian utara Pantai Timur Sumatera berdekatan dengan Selat Malaka. Kesultanan ini didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 M. Bukti-bukti arkeologis keberadaan Kesultanan ini adalah ditemukannya makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara. Makam ini terletak di dekat reruntuhan bangunan pusat Kesultanan Samudera di desa Beuringin, kecamatan Samudera, sekitar 17 km sebelah timur Lhokseumawe. Di antara makam raja-raja tersebut, terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama. Malik al-Saleh adalah nama baru Meurah Silu setelah ia masuk Islam, dan berkuasa lebih kurang 29 tahun (1297-1326 M). Kesultanan SamuderaPasai merupakan gabungan dari Kesultanan Pase dan Peurlak, dengan raja pertama Malik al-Saleh.
Seorang pengembara Muslim dari Maghribi, Ibnu Bathutah sempat mengunjungi Pasai tahun 1346 M. ia juga menceritakan bahwa, ketika ia di Cina, ia melihat adanya kapal Sultan Pasai di negeri Cina. Memang, sumber-sumber Cina ada menyebutkan bahwa utusan Pasai secara rutin datang ke Cina untuk menyerahkan upeti. Informasi lain juga menyebutkan bahwa, Sultan Pasai mengirimkan utusan ke Quilon, India Barat pada tahun 1282 M. Ini membuktikan bahwa Pasai memiliki relasi yang cukup luas dengan Kesultanan luar Pada masa jayanya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan itu, dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab dan Persia. Komoditas utama adalah lada. Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang ini digunakan secara resmi di Kesultanan tersebut. Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga me-rupakan pusat perkembangan agama Islam. Seiring perkembangan zaman, Samudera mengalami kemunduran, hingga ditaklukkan oleh Majapahit sekitar tahun 1360 M. Pada tahun 1524 M ditaklukkan oleh Kesultanan Aceh.
Adapun raja yang pernah berkuasa di Kesultanan Samudera Pasai adalah sebagai berikut :
1. Sultan Malik al-Saleh (1267-1297 M)
2. Sultan Muhammad Malikul Zahir (1297-1326 M)
3. Sultan Ahmad Laidkudzahi
4. Sultan Zainal Abidin Malik al-Zahir (1383-1405 M)
5. Sultan Shalahuddin (1405-1412 M)
a. Kehidupan Sosial-Budaya
Telah disebutkan di muka bahwa, Pasai merupakan Kesultanan besar, pusat perdagangan dan perkembangan agama Islam. Sebagai Kesultanan besar, di Kesultanan ini juga berkembang suatu kehidupan yang menghasilkan karya tulis yang baik. Sekelompok minoritas kreatif berhasil memanfaatkan huruf Arab yang dibawa oleh agama Islam, untuk menulis karya mereka dalambahasa Melayu. Inilah yang kemudian disebut sebagai bahasa Jawi, dan hurufnya disebut Arab Jawi. Di antara karya tulis tersebut adalah Hikayat Raja Pasai (HRP). Bagian awal teks ini diperkirakan ditulis sekitar tahun 1360 M. HRP menandai dimulainya perkembangan sastra Melayu klasik di bumi nusantara. Bahasa Melayu tersebut kemudian juga digunakan oleh Syaikh Abdurrauf al-Singkili untuk menuliskan buku-bukunya.
Sejalan dengan itu, juga berkembang ilmu tasawuf. Di antara buku tasawuf yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu adalah Durru al-Manzum, karya Maulana Abu Ishak. Kitab ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu oleh Makhdum Patakan, atas permintaan dari Sultan Malaka. Informasi di atas menceritakan sekelumit peran yang telah dimainkan oleh Samudera Pasai dalam posisinya sebagai pusat tamadun Islam di Asia Tenggara pada masa itu.
C. Kesultanan Demak.
Kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa adalah Kesultanan Demak yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa., dengan pusta pemerintahan terletak antara Bergota dan Jepara. Bergota (sekarang Semarang) adalah pelabuhan ekspor bagi Mataram Jepara ber-kembang sebagai pelabuhan penting bagi Kesultanan Demak.
1. Kehidupan Politik.
Sekitar akhir abad ke-15 Kesultanan Majapahit mulai mengalami masa-masa keruntuhannya, beberapa daerah melepaskan diri dari Majapahit, termasuk yang dilakukan salah satu adipatinya yang ber-nama raden Patah. Dia adalah adipati Demak keturunan Raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) raja Majapahit yang melakukan per-lawanan terhadap Kesultanan Majapahit dan kemudian dengan dibantu beberapa daerah-daerah lainnya di Jawa Timur yang sudah Islam, seperti Jepara, Tuban, dan Gresik mendirikan Kesultanan Islam Demak.
Sumber-sumber terkait dengan Kesultanan Demak mengung-kapkan bahwa Raden Patah berhasil merobohkan majapahit dan kemudian memindahkan semua alat upacara Kesultanan dan pusaka Majapahit ke Demak, sebagai lambang dari tetap berlangsungnya Kesultanan kesatuan Majapahit itu, tetapi dalam bentuk baru di Demak. Banyak versi tentang tahun berdirinya Kesultanan Demak, menurut Prof. Dr. Slamet Muljana dalam bukunya Runtuhnya Kesultanan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara Negara Islam di Nusantara. Disebutkan bahwa Kesultanan Demak berdiri pada tahun 1478 setahun sebelum berdirinya masjid Agung Demak namun kebanyakan sejarawan berpendapat bahwa Kesultanan Demak berdiri pada tahun 1500, para sejarawan ini beranggapan bahwa ada rentang waktu 21 tahun semenjak didirikannya Masjid Demak untuk membangun fondasi kemasyarakatan dan menyusun kekuatan di Demak dan dalam makalah ini kami mengambil pendapat yang kedua.
Berdirinya Kesultanan Demak merupakan klimaks dari per-juangan Wali Songo dalam menyebarkan Islam, didalam Babad Demak di-ceritakan bahwa sebelum Kesultanan Demak berdiri di daerah Glagahwangipada, tepatnya pada tahun 1479 Masehi telah didirikan Masjid Agung Demak, yang proses pembangunannya melibatkan Walisongo, Masjid ini kemudian berperan sebagai jantung penyebaran islam dan penanaman akidah Islam bagi masyarakat Demak, sekaligus sebagai fondasi awal bagi berdirinya Kesultanan Demak.
Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai Kesultanan Islam pertama di pulau Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah. Kesultanan Demak merupakan Kesultanan yang menjadi Basis kekuatan Utama dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa dan sekitarnya baik dari segi Militer maupun pendidikan, kebesaran Demak tak bisa dilepaskan dari kepemimpin-an Raja-Rajanya, begitu pula kehancurannya yang diakibatkan pe-rebutan kekuasaan para penerus kekuasaan, selama berdirinya Kesultanan Demak dipimpin oleh empat Raja sebelum dipindahkan oleh Jaka Tingkir ke Pajang.raja-raja tersebut adalah:
a. Raden Patah (1500-1518)
Raden Patah merupakan Anak raja Majapahit Brawijaya V dari seorang perempuan campa, dikenal juga dengan nama jinbun. Saat sebelum memberontak kepada Majapahit, Jin Bun atau Raden Patah adalah bupati yang ditempatkan di Demak atau Bintara. Beliau adalah pendiri Pendiri Kesultanan Demak dan murid Sunan Ampel yang menjadi raja pertama dengan bergelar Sultan Syah Ngalam Akbar Al-Fattah. Raden Patah memiliki tiga orang putra, yaitu Pati Unus, Pangeran Trenggono, dan Pangeran Sekar ing Seda Lepen, serta bermenantukan Fatahillah. Raden Patah meninggal tahun 1518, dan digantikan oleh anaknya Pati Unus.
b. Pati Unus/pangeran Sabrang Lor (1518-1521)
Beliau merupakan Anak dari raden patah dan kakak dari sultan trenggono. Berkuasa selama 3 tahun dari tahun 1518-1521. Pada tahun 1513 dibawah komandonya Kesultanan Demak menyerang malaka yang dikuasai portugis sehingga beliau dijuluki pangeran sabrang lor, walaupun serangan tersebut gagal namun eksistensi Kesultanan Demak mulai diperhitungkan. Upaya menghalau portugis terus dilakukan dibawah komando beliau yaitu dengan melakukan blokade pengiriman beras ke Malaka sehingga Portugis kekurangan makanan. Setelah serangkaian percobaan dalam menghalau tentara Portugis akhirnya pada tahun 1521 Pangeran Sabrang Lor meninggal dunia tanpa keturunan.
c. Sultan Trenggono (1521-1546)
Beliau adalah putra dari raden patah dan adik dari adipati Unus. Naik tahta setelah bersama anaknya, Sunan Prawoto menyingkirkan raden kikin (pangeran sekar sedo lepen) saudara tirinya. Bersama menantunya, Fatahillah mengirimkan pasukan untuk menakhlukan sunda kelapa pada 22 juni 1527 dan berhasil meghalau Portugis dari Sunda Kelapa. Beliau menyerang blambangan pada tahun 1546 dan beliau meninggal di Pasuruan sebelum berhasil menakhlukan blambangan. Pada masa ke-pemimpinannya dianggap sebagai masa keemasan Kesultanan Demak karena memiliki daerah yang luas mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur dan meluaskan pengaruh sampai Kalimantan dan Sumatera.
d. Raden Mukmin /Sunan Prawoto (1546-1549)
Raden mukmin adalah Putra sulung Sultan Trenggono dan turut membantu ayahnya naik tahta menyingkirkan pangeran Ing Seda Lepen. Beliau Naik tahta setelah menyingkirkan Raden Kikin, beliau Memimpin antara tahun 1546-1549 dan memin-dahkan ibu kota dari bintoro ke bukit prawoto sehingga ia dijuluki Sunan Prawoto. Raden Mukmin sangat Berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya menaklukkan pulau Jawa namun beliau Kurang ahli dalam berpolitik dan lebih suka hidup sebagai ulama suci dari pada sebagai raja. Menurut babad tanah Jawi ia dibunuh oleh rangkud anak buah arya penangsang. Sunan Prawoto tewas meninggalkan seorang putra yang masih kecil bernama Arya Pangiri, yang kemudian diasuh bibinya, yaitu Ratu Kalinyamat dari Jepara. Setelah dewasa, Arya Pangiri menjadi menantu Sultan Hadiwijaya raja Pajang, dan diangkat sebagai bupati Demak.
2. Kehidupan Ekonomi.
Kerajaan Demak merupakan kerajaan agraris dengan hasil beras, kemudian berkembang menjadi kerajaan agraris maritim, karena didukung oleh letaknya disempanjang pesisir pantura. Demak memiliki pelabuhan yang terletak dimaura sungai Demak. Barang dagangan sebagai komoditi perdagangan antara demak dan malaka adalah beras dan bahan pangan lainnya.
3. Kehidupan Sosial-Budaya.
Pada awal berdirinya Kerajaan Demak, sebagian besar penduduknya menganut agama Hindu-Budha. Penyiaran agama Islam dilakukan oleh para wali dengan cara damai. Di antara para wali yang menyebarkan agama Islam di wilayah Demak; Sunan Kalijaga, Sunan Kudus. Pada masa pemerintahan Raden Patah, Demak mulai menjadi kerajaan Islam.
Kerajaan Demak merupakan pusat persebaran agama Islam di tanah Jawa. Peninggalan bernapaskan Islam telah tumbuh, budaya Islam berpadu sempurna dengan budaya asli Indonsia. Masjid Agung Demak adalah karya besar para wali dengan menggunakan gaya asli Indonesia yaitu atapnya bertingkat tiga (atap tumpang) dan memiliki pendapa.
BAB II
KESIMPULAN
Setelah pembahasan ketiga kerajaan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa setelah ketiga rakyat kerjaan, baik Kerajaan Perlak, Kerajaan Samudera Pasai, maupun Kerajaan Demak setelah memeluk agama Islam terjadi perubahan kehidupan Politik, ekonomi, sosial dan budaya. Ketiga kerajaan tersebut merupakan kerjaan yang bercorak Islam sebelum penjajahan Belanda.
Dalam sejarah kesultanan tersebut dinyatakan bahwa telah terjadi perkawinan antara seorang saudagar dengan putri setempat, yang kemudian keturunannya menjadi pendiri kerajaan Islam. Disebutkan Raja Perlak pertama, Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Azis Syah, ayahnya seorang nakhoda kapal yang berasal dari Gujarat, mengislamkna kepala daerah yang bernama Meurah, mengawini putrinya, dan melahirkan putra yang dianggkat sebagai raja Perlak.
DAFTAR PUSTAKA
Al-Usairy, Ahmad. 2010. Sejarah Islam, Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX. Jakarta : Akbar Media.
Hall, D.G.E. 1988. Sejarah Asia Tenggara. Surabaya : Usahan Nasional.
Hamka. 1981. Sejarah Umat Islam. Jakarta : Bulan Bintang.
Ishak, Abdullah, H., 1990. Islam di Nusantara (Khususnya di Tanah Melayu). Selangor : Al-Rahmaniyah.
Pa Eni, Mukhlis.2009. Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 1-8. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada..
Poesponegoro, Marwati Djoned & Notosusano, Nugroho, 1992, Sejarah Nasional Indonesia III (Jaman Pertumbuhan dan Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia, ± 1500-1800, Jakarta : Balai Pustaka.
Reid, Anthony. 1992. Asia Tenggara Dalam Kurung Niaga 1450-1680, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Sunanto, Musyrifah, Dr., 2007. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Umam, Chtibul, dkk. 1979. Sejarah Islam. Jakarta : Gunung Jati.
Yatim, Badri, Dr., M.A., 2010, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
Agama Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Agama Islam berkembang dari bagian Barat sampai bagian Timur di Indonesia. Awal perkembangannya, agama Islam lebih banyak di anut oleh masyarakat yang terdapat di bagian Barat karena jalur pelayaran perdagangan terpusat di bagian Barat Indonesia. Agama Islam dengan mudah diterima dan dianut oleh para raja penguasa kerajaan-krajaan di Indonesia. Akibatnya rakyat yang berada pada wilayah kekuasaannya mengikuti kepercayaan rajanya.
Pada abad ke-13 di Perlak sudah ada pemukiman Muslim. Hal ini disebabkan karena saudagar Muslim pertama kali di daerah itu setelah mengadakan pelayaran jauh dari Barat, dan ditempat itu pula saudagar Muslim asing menunggu waktu untuk memulai pelayaran ke arah barat menuju negerinya. Oleh karena itu, di tempat ini mereka lebih lama tinggal dan ber-sentuhan dengan penduduk setempat, sehingga dapat dipahami bahwa disinilah terjadi penyebaran Islam.
B. Permasalahan.
1. Kerajaan-kerajaan mana sajakah yang bercorak Islam di Indonesia sebelum pejajahan Belanda.
2. Bagaimanakah aspek kehidupan masyarakat kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kesultanan Perlak.
Kesultanan Perlak berdiri pada tahun 840 dan berakhir pada tahun 1292. Proses berdirinya tidak terlepas dari pengaruh Islam di wilayah Sumatera. Sebelum Kesultanan Perlak berdiri, di wilayah Perlak sebenarnya sudah berdiri Negeri Perlak yang raja dan rakyatnya merupakan keturunan dari Maharaja Pho He La (Meurah Perlak Syahir Nuwi) serta keturunan dari pasukan-pasukan pengikutnya. Pada tahun 840 ini, rombongan berjumlah 100 orang dari Timur Tengah menuju pantai Sumatera yang dipimpin oleh Nakhoda Khilafah. Rombongan ini bertujuan untuk berdagang sekaligus membawa sejumlah da‘i yang bertugas untuk membawa dan menyebarkan Islam ke Perlak. Dalam waktu kurang dari setengah abad, raja dan rakyat Perlak meninggalkan agama lama mereka (Hindu dan Buddha), yang kemudian secara sukarela berbondong-bondong memeluk Islam.
Perkembangan selanjutnya menunjukkan bahwa salah seorang anak buah dari Nakhoda Khalifah, Ali bin Muhammad bin Ja‘far Shadiq dikawinkan dengan Makhdum Tansyuri, yang merupakan adik dari Syahir Nuwi, Raja Negeri Perlak yang berketurunan Parsi. Dari buah perkawinan mereka lahirlah Sultan Alaiddin Sayyid Maulana Abdul Aziz Shah, yang menjadi sultan pertama di Kesultanan Perlak sejak tahun 840. Ibu kotanya Perlak yang semula bernama Bandar Perlak kemudian diubah menjadi Bandar Khalifah sebagai bentuk perhargaan terhadap jasa Nakhoda Khalifah.
1. Sumber Sejarah
a. Kitab Idharul Haqq, karangan Abu Ishak Makarani Al Fasy.
b. Kitab Tazkirah Thabakat Jumu Sultan As Salathin, karangan Syekh Syamsul Bahri Abdullah Al Asyi, yang disalin kembali oleh Sayid Abdullah Ibn Sayid Habib Saifuddin pada tahun 1275 H.
c. Silsilah raja-raja Perlak dan Pasai, catatan Sayid Abdullah Ibn Sayid Habib Saifuddin.
d. Catatan Marcopolo.
2. Aspek-aspek Kesultanan Perlak.
a. Aspek Politik.
Raja-raja yang memerintah di Kesultanan Perlak
1) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah (840-864 M)
2) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Rahim Syah (864-888 M)
3) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abbas Syah (888-913 M)
4) Sultan Alaiddin Sayid Maulana Ali Mughayat Syah (915-918)
Menurut Prof. Dr. Wan Husein Azmi, Kerjaan Perlak mengalami kekosongan pemerintahan karena adanya persaingan paham Syiah dan Ahlus Sunnah setelah pemerintahan Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abbas Syah, maka pada tahun 913-915 terjadi perseteruan. Perseteruan itu dimenangkan oleh ahlus sunnah. Oleh karena itu, Sultan yang diangkat berasal dari keturunan Marah Perlak.
Keturunan Marah Perlak yang menjadi raja berturut-turut adalah :
1) Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Kadir Shah Johan Berdaulat (928-932 M)
2) Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah Johan Berdaulat (932-956)
3) Sultan Makhdum Abdul Malik Shah Johan Berdaulat (956 – 983 M).
Sejarah keislaman di Kesultanan Perlak tidak luput dari persaingan antara kelompok Sunni dan Syiah. Perebutan kekuasaan antara dua kelompok Muslim ini menyebabkan terjadinya perang saudara dan pertumpahan darah. Silih berganti kelompok yang menang mengambil alih kekuasaan dari tangan pesaingnya. Aliran Syi‘ah datang ke Indonesia melalui para pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia. Mereka masuk pertama kali melalui Kesultanan Perlak dengan dukungan penuh dari dinasti Fatimiah di Mesir. Ketika dinasti ini runtuh pada tahun 1268, hubungan antara kelompok Syi‘ah di pantai Sumatera dengan kelompok Syi‘ah di Mesir mulai terputus. Kondisi ini menyebabkan konstelasi politik Mesir berubah haluan. Dinasti Mamaluk memerintahkan pasukan yang dipimpin oleh Syaikh Ismail untuk pergi ke pantai timur Sumatra dengan tujuan utamanya adalah melenyapkan pengikut Syi‘ah di Kesultanan Perlak dan Kesultanan Samudera Pasai.
Sebagai informasi tambahan bahwa raja pertama Kesultanan Samudera Pasai, Marah Silu dengan gelar Malikul Saleh berpindah agama, yang awalnya beragama Hindu kemudian memeluk Islam aliran Syiah. Oleh karena dapat dibujuk oleh Syaikh Ismail, Marah Silu kemudian menganut paham Syafii. Dua pengikut Marah Silu, Seri Kaya dan Bawa Kaya juga menganut paham Syafii, sehingga nama mereka berubah menjadi Sidi Ali Chiatuddin dan Sidi Ali Hasanuddin. Ketika berkuasa Marah Silu dikenal sebagai raja yang sangat anti terhadap pemikiran dan pengikut Syi‘ah.
Aliran Sunni mulai masuk ke Kesultanan Perlak, yaitu pada masa pemerintahan sultan ke-3, Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah. Setelah ia meninggal pada tahun 363 H (913 M), terjadi perang saudara antara kaum Syiah dan Sunni, yang menyebabkan kesultanan dalam kondisi tanpa pemimpin. Pada tahun 302 H (915 M), kelompok Syiah memenangkan perang. Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah dari aliran Syiah kemudian memegang kekuasaan kesultanan sebagai sultan ke-4 (915-918). Ketika pemerintahannya berakhir, terjadi pergolakan antara kaum Syiah dan Sunni, hanya saja untuk kali ini justru dimenangkan oleh kelompok Sunni.
Kurun waktu antara tahun 918 hingga tahun 956 relatif tidak terjadi gejolak yang berarti. Hanya saja, pada tahun 362 H (956 M), setelah sultan ke-7, Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat meninggal, terjadi lagi pergolakan antara kelompok Syiah dan Sunni selama kurang lebih empat tahun. Bedanya, pergolakan kali ini diakhiri dengan adanya itikad perdamaian dari keduanya. Kesultanan Perlak kemudian dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
1) Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah (986 – 988).
2) Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat (986 – 1023).
Kedua kepemimpinan tersebut bersatu kembali ketika salah satu dari pemimpin kedua wilayah tersebut, yaitu Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah meninggal. Ia meninggal ketika Perlak berhasil dikalahkan oleh Kesultanan Sriwijaya. Kondisi perang inilah yang membangkitkan semangat bersatunya kembali kepemim-pinan dalam Kesultanan Perlak. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat, yang awalnya hanya menguasai Perlak Pedalaman kemudian ditetapkan sebagai Sultan ke-8 pada Kesultanan Perlak. Ia melanjutkan perjuangan melawan Sriwijaya hingga tahun 1006. Sultan ke-8 sebenarnya berpaham aliran Sunni, namun sayangnya belum ditemukan data yang menyebutkan apakah terjadi lagi pergolakan antar kedua aliran tersebut.
Pada masa Sultan Perlak ke-17, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II Johan Berdaulat, melakukan politik persahabatan dengan negeri-negeri tetangga. Ia menikahkan dua orang puterinya, yaitu: Putri Ratna Kamala dinikahkan dengan Raja Kesultanan Malaka, Sultan Muhammad Shah (Parameswara) dan Putri Ganggang dinikahkan dengan Raja Kesultanan Samudera Pasai, al-Malik al-Saleh. Kesultanan Perlak berakhir setelah Sultan yang ke-18, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat meninggal pada tahun 1292. Kesultanan Perlak kemudian menyatu dengan Kesultanan Samudera Pasai di bawah kekuasaan sultan Samudera Pasai yang memerintah pada saat itu, Sultan Muhammad Malik Al Zahir yang juga merupakan putera dari al-Malik al-Saleh.
Sebelum bersatu dengan Kesultanan Samudera Pasai, wilayah kekuasaan Kesultanan Perlak hanya mencakup kawasan sekitar Perlak saja. Saat ini, kesultanan ini terletak di pesisir timur daerah aceh yang tepatnya berada di wilayah Perlak, Aceh Timur, Nangroe Aceh Darussalam.
b. Aspek Sosial-Budaya
Perlak dikenal dengan kekayaan hasil alamnya yang didukung dengan letaknya yang sangat strategis. Apalagi, Perlak sangat dikenal sebagai penghasil kayu perlak, yaitu jenis kayu yang sangat bagus untuk membuat kapal. Kondisi semacam inilah yang membuat para pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia tertarik untuk datang ke daerah ini. Masuknya para pedagang tersebut juga sekaligus menyebarkan ajaran Islam di kawasan ini. Kedatangan mereka berpengaruh terhadap kehidupan sosio-budaya masyarakat Perlak pada saat itu. Sebab, ketika itu masyarakat Perlak mulai diperkenalkan tentang bagaimana caranya berdagang. Pada awal abad ke-8, Perlak dikenal sebagai pelabuhan niaga yang sangat maju.
Model pernikahan percampuran mulai terjadi di daerah ini sebagai konsekuensi dari membaurnya antara masyarakat pribumi dengan masyarakat pendatang. Kelompok pendatang bermaksud menyebarluaskan misi Islamisasi dengan cara menikahi wanita-wanita setempat. Sebenarnya tidak hanya itu saja, pernikahan campuran juga dimaksudkan untuk mengem-bangkan sayap perdagangan dari pihak pendatang di daerah ini.
c. Aspek Ekonomi
Kesultanan Islam Perlak adalah kerjaan yang maju dengan kemampuan membuat alat pembayaran resmi kerjaan.
Ditemukannya bukti-bukti berupa mata uang dari kerjaan Perlak, yang terdiri dari atas tiga jenis :
1) Mata uang “Dirham” ditemukan oleh Ruhidi/Zakaria di Kampung Paya Meuligou, sekitar 150 meter dari lokasi bandar Khalifah.
2) Mata uang “Kupang” ditemukan di kampung Sara Pineung, Blang Simpo Perlak, di selatan Perlak
3) Mata uang “Kuningan” atau tembaga uang diperlihatkan M. Arifin Ahmad, Ketua Tim Sejarah Aceh Timur.
B. Kesultanan Samudera Pasai.
Kesultanan Samudera Pasai terletak di bagian utara Pantai Timur Sumatera berdekatan dengan Selat Malaka. Kesultanan ini didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 M. Bukti-bukti arkeologis keberadaan Kesultanan ini adalah ditemukannya makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara. Makam ini terletak di dekat reruntuhan bangunan pusat Kesultanan Samudera di desa Beuringin, kecamatan Samudera, sekitar 17 km sebelah timur Lhokseumawe. Di antara makam raja-raja tersebut, terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama. Malik al-Saleh adalah nama baru Meurah Silu setelah ia masuk Islam, dan berkuasa lebih kurang 29 tahun (1297-1326 M). Kesultanan SamuderaPasai merupakan gabungan dari Kesultanan Pase dan Peurlak, dengan raja pertama Malik al-Saleh.
Seorang pengembara Muslim dari Maghribi, Ibnu Bathutah sempat mengunjungi Pasai tahun 1346 M. ia juga menceritakan bahwa, ketika ia di Cina, ia melihat adanya kapal Sultan Pasai di negeri Cina. Memang, sumber-sumber Cina ada menyebutkan bahwa utusan Pasai secara rutin datang ke Cina untuk menyerahkan upeti. Informasi lain juga menyebutkan bahwa, Sultan Pasai mengirimkan utusan ke Quilon, India Barat pada tahun 1282 M. Ini membuktikan bahwa Pasai memiliki relasi yang cukup luas dengan Kesultanan luar Pada masa jayanya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan itu, dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab dan Persia. Komoditas utama adalah lada. Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang ini digunakan secara resmi di Kesultanan tersebut. Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga me-rupakan pusat perkembangan agama Islam. Seiring perkembangan zaman, Samudera mengalami kemunduran, hingga ditaklukkan oleh Majapahit sekitar tahun 1360 M. Pada tahun 1524 M ditaklukkan oleh Kesultanan Aceh.
Adapun raja yang pernah berkuasa di Kesultanan Samudera Pasai adalah sebagai berikut :
1. Sultan Malik al-Saleh (1267-1297 M)
2. Sultan Muhammad Malikul Zahir (1297-1326 M)
3. Sultan Ahmad Laidkudzahi
4. Sultan Zainal Abidin Malik al-Zahir (1383-1405 M)
5. Sultan Shalahuddin (1405-1412 M)
a. Kehidupan Sosial-Budaya
Telah disebutkan di muka bahwa, Pasai merupakan Kesultanan besar, pusat perdagangan dan perkembangan agama Islam. Sebagai Kesultanan besar, di Kesultanan ini juga berkembang suatu kehidupan yang menghasilkan karya tulis yang baik. Sekelompok minoritas kreatif berhasil memanfaatkan huruf Arab yang dibawa oleh agama Islam, untuk menulis karya mereka dalambahasa Melayu. Inilah yang kemudian disebut sebagai bahasa Jawi, dan hurufnya disebut Arab Jawi. Di antara karya tulis tersebut adalah Hikayat Raja Pasai (HRP). Bagian awal teks ini diperkirakan ditulis sekitar tahun 1360 M. HRP menandai dimulainya perkembangan sastra Melayu klasik di bumi nusantara. Bahasa Melayu tersebut kemudian juga digunakan oleh Syaikh Abdurrauf al-Singkili untuk menuliskan buku-bukunya.
Sejalan dengan itu, juga berkembang ilmu tasawuf. Di antara buku tasawuf yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu adalah Durru al-Manzum, karya Maulana Abu Ishak. Kitab ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu oleh Makhdum Patakan, atas permintaan dari Sultan Malaka. Informasi di atas menceritakan sekelumit peran yang telah dimainkan oleh Samudera Pasai dalam posisinya sebagai pusat tamadun Islam di Asia Tenggara pada masa itu.
C. Kesultanan Demak.
Kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa adalah Kesultanan Demak yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa., dengan pusta pemerintahan terletak antara Bergota dan Jepara. Bergota (sekarang Semarang) adalah pelabuhan ekspor bagi Mataram Jepara ber-kembang sebagai pelabuhan penting bagi Kesultanan Demak.
1. Kehidupan Politik.
Sekitar akhir abad ke-15 Kesultanan Majapahit mulai mengalami masa-masa keruntuhannya, beberapa daerah melepaskan diri dari Majapahit, termasuk yang dilakukan salah satu adipatinya yang ber-nama raden Patah. Dia adalah adipati Demak keturunan Raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) raja Majapahit yang melakukan per-lawanan terhadap Kesultanan Majapahit dan kemudian dengan dibantu beberapa daerah-daerah lainnya di Jawa Timur yang sudah Islam, seperti Jepara, Tuban, dan Gresik mendirikan Kesultanan Islam Demak.
Sumber-sumber terkait dengan Kesultanan Demak mengung-kapkan bahwa Raden Patah berhasil merobohkan majapahit dan kemudian memindahkan semua alat upacara Kesultanan dan pusaka Majapahit ke Demak, sebagai lambang dari tetap berlangsungnya Kesultanan kesatuan Majapahit itu, tetapi dalam bentuk baru di Demak. Banyak versi tentang tahun berdirinya Kesultanan Demak, menurut Prof. Dr. Slamet Muljana dalam bukunya Runtuhnya Kesultanan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara Negara Islam di Nusantara. Disebutkan bahwa Kesultanan Demak berdiri pada tahun 1478 setahun sebelum berdirinya masjid Agung Demak namun kebanyakan sejarawan berpendapat bahwa Kesultanan Demak berdiri pada tahun 1500, para sejarawan ini beranggapan bahwa ada rentang waktu 21 tahun semenjak didirikannya Masjid Demak untuk membangun fondasi kemasyarakatan dan menyusun kekuatan di Demak dan dalam makalah ini kami mengambil pendapat yang kedua.
Berdirinya Kesultanan Demak merupakan klimaks dari per-juangan Wali Songo dalam menyebarkan Islam, didalam Babad Demak di-ceritakan bahwa sebelum Kesultanan Demak berdiri di daerah Glagahwangipada, tepatnya pada tahun 1479 Masehi telah didirikan Masjid Agung Demak, yang proses pembangunannya melibatkan Walisongo, Masjid ini kemudian berperan sebagai jantung penyebaran islam dan penanaman akidah Islam bagi masyarakat Demak, sekaligus sebagai fondasi awal bagi berdirinya Kesultanan Demak.
Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai Kesultanan Islam pertama di pulau Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah. Kesultanan Demak merupakan Kesultanan yang menjadi Basis kekuatan Utama dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa dan sekitarnya baik dari segi Militer maupun pendidikan, kebesaran Demak tak bisa dilepaskan dari kepemimpin-an Raja-Rajanya, begitu pula kehancurannya yang diakibatkan pe-rebutan kekuasaan para penerus kekuasaan, selama berdirinya Kesultanan Demak dipimpin oleh empat Raja sebelum dipindahkan oleh Jaka Tingkir ke Pajang.raja-raja tersebut adalah:
a. Raden Patah (1500-1518)
Raden Patah merupakan Anak raja Majapahit Brawijaya V dari seorang perempuan campa, dikenal juga dengan nama jinbun. Saat sebelum memberontak kepada Majapahit, Jin Bun atau Raden Patah adalah bupati yang ditempatkan di Demak atau Bintara. Beliau adalah pendiri Pendiri Kesultanan Demak dan murid Sunan Ampel yang menjadi raja pertama dengan bergelar Sultan Syah Ngalam Akbar Al-Fattah. Raden Patah memiliki tiga orang putra, yaitu Pati Unus, Pangeran Trenggono, dan Pangeran Sekar ing Seda Lepen, serta bermenantukan Fatahillah. Raden Patah meninggal tahun 1518, dan digantikan oleh anaknya Pati Unus.
b. Pati Unus/pangeran Sabrang Lor (1518-1521)
Beliau merupakan Anak dari raden patah dan kakak dari sultan trenggono. Berkuasa selama 3 tahun dari tahun 1518-1521. Pada tahun 1513 dibawah komandonya Kesultanan Demak menyerang malaka yang dikuasai portugis sehingga beliau dijuluki pangeran sabrang lor, walaupun serangan tersebut gagal namun eksistensi Kesultanan Demak mulai diperhitungkan. Upaya menghalau portugis terus dilakukan dibawah komando beliau yaitu dengan melakukan blokade pengiriman beras ke Malaka sehingga Portugis kekurangan makanan. Setelah serangkaian percobaan dalam menghalau tentara Portugis akhirnya pada tahun 1521 Pangeran Sabrang Lor meninggal dunia tanpa keturunan.
c. Sultan Trenggono (1521-1546)
Beliau adalah putra dari raden patah dan adik dari adipati Unus. Naik tahta setelah bersama anaknya, Sunan Prawoto menyingkirkan raden kikin (pangeran sekar sedo lepen) saudara tirinya. Bersama menantunya, Fatahillah mengirimkan pasukan untuk menakhlukan sunda kelapa pada 22 juni 1527 dan berhasil meghalau Portugis dari Sunda Kelapa. Beliau menyerang blambangan pada tahun 1546 dan beliau meninggal di Pasuruan sebelum berhasil menakhlukan blambangan. Pada masa ke-pemimpinannya dianggap sebagai masa keemasan Kesultanan Demak karena memiliki daerah yang luas mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur dan meluaskan pengaruh sampai Kalimantan dan Sumatera.
d. Raden Mukmin /Sunan Prawoto (1546-1549)
Raden mukmin adalah Putra sulung Sultan Trenggono dan turut membantu ayahnya naik tahta menyingkirkan pangeran Ing Seda Lepen. Beliau Naik tahta setelah menyingkirkan Raden Kikin, beliau Memimpin antara tahun 1546-1549 dan memin-dahkan ibu kota dari bintoro ke bukit prawoto sehingga ia dijuluki Sunan Prawoto. Raden Mukmin sangat Berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya menaklukkan pulau Jawa namun beliau Kurang ahli dalam berpolitik dan lebih suka hidup sebagai ulama suci dari pada sebagai raja. Menurut babad tanah Jawi ia dibunuh oleh rangkud anak buah arya penangsang. Sunan Prawoto tewas meninggalkan seorang putra yang masih kecil bernama Arya Pangiri, yang kemudian diasuh bibinya, yaitu Ratu Kalinyamat dari Jepara. Setelah dewasa, Arya Pangiri menjadi menantu Sultan Hadiwijaya raja Pajang, dan diangkat sebagai bupati Demak.
2. Kehidupan Ekonomi.
Kerajaan Demak merupakan kerajaan agraris dengan hasil beras, kemudian berkembang menjadi kerajaan agraris maritim, karena didukung oleh letaknya disempanjang pesisir pantura. Demak memiliki pelabuhan yang terletak dimaura sungai Demak. Barang dagangan sebagai komoditi perdagangan antara demak dan malaka adalah beras dan bahan pangan lainnya.
3. Kehidupan Sosial-Budaya.
Pada awal berdirinya Kerajaan Demak, sebagian besar penduduknya menganut agama Hindu-Budha. Penyiaran agama Islam dilakukan oleh para wali dengan cara damai. Di antara para wali yang menyebarkan agama Islam di wilayah Demak; Sunan Kalijaga, Sunan Kudus. Pada masa pemerintahan Raden Patah, Demak mulai menjadi kerajaan Islam.
Kerajaan Demak merupakan pusat persebaran agama Islam di tanah Jawa. Peninggalan bernapaskan Islam telah tumbuh, budaya Islam berpadu sempurna dengan budaya asli Indonsia. Masjid Agung Demak adalah karya besar para wali dengan menggunakan gaya asli Indonesia yaitu atapnya bertingkat tiga (atap tumpang) dan memiliki pendapa.
BAB II
KESIMPULAN
Setelah pembahasan ketiga kerajaan tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa setelah ketiga rakyat kerjaan, baik Kerajaan Perlak, Kerajaan Samudera Pasai, maupun Kerajaan Demak setelah memeluk agama Islam terjadi perubahan kehidupan Politik, ekonomi, sosial dan budaya. Ketiga kerajaan tersebut merupakan kerjaan yang bercorak Islam sebelum penjajahan Belanda.
Dalam sejarah kesultanan tersebut dinyatakan bahwa telah terjadi perkawinan antara seorang saudagar dengan putri setempat, yang kemudian keturunannya menjadi pendiri kerajaan Islam. Disebutkan Raja Perlak pertama, Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Azis Syah, ayahnya seorang nakhoda kapal yang berasal dari Gujarat, mengislamkna kepala daerah yang bernama Meurah, mengawini putrinya, dan melahirkan putra yang dianggkat sebagai raja Perlak.
DAFTAR PUSTAKA
Al-Usairy, Ahmad. 2010. Sejarah Islam, Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX. Jakarta : Akbar Media.
Hall, D.G.E. 1988. Sejarah Asia Tenggara. Surabaya : Usahan Nasional.
Hamka. 1981. Sejarah Umat Islam. Jakarta : Bulan Bintang.
Ishak, Abdullah, H., 1990. Islam di Nusantara (Khususnya di Tanah Melayu). Selangor : Al-Rahmaniyah.
Pa Eni, Mukhlis.2009. Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 1-8. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada..
Poesponegoro, Marwati Djoned & Notosusano, Nugroho, 1992, Sejarah Nasional Indonesia III (Jaman Pertumbuhan dan Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia, ± 1500-1800, Jakarta : Balai Pustaka.
Reid, Anthony. 1992. Asia Tenggara Dalam Kurung Niaga 1450-1680, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Sunanto, Musyrifah, Dr., 2007. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Umam, Chtibul, dkk. 1979. Sejarah Islam. Jakarta : Gunung Jati.
Yatim, Badri, Dr., M.A., 2010, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Ketika Konflik diterpa Badai
KETIKA KONFLIK DITERPA BADAI
Tulisan ini diawali sebuah fenomena alam yang sangat dahsyat diseluruh belahan bumi, ketika manusia lupa diri, dan tidak pernah memahami dirinya sendiri, karena kekufurannya terhadap penciptanya. Konflik sebenarnya tidak perlu terjadi jika mampu memahami fungsi kita masing-masing. Maka sangat disayangkan jika manusia tidak mau memahaminya.
Secara historis, teori konflik mucul pada tahun 1960 di dalam kalangan sosiologi Amerika, yang membangkitkan kembali berbagai gagasan yang dikemukakan oleh Karl Marx dan Max Weber. Maskipun keduanya sama-sama pengagas teoritis konflik, tetapi mereka sebenarnya berbeda. Bahkan teori konflik modern terpecah menjadi dua tipe utama, yaitu (1) Teori konflik neo Marxian, dan (2) Teori konflik neo Weberian (Nazsir, 2009 :17). Kedua teoritis ini memandang konflik dan pertentangan kepentingan serta concern dari berbagai individu kelompok yang saling bertentangan adalah determinan utama dalam pengorganisasian kehidupan sosial (Nazsir, 2009 :17).
Menurut Marx, bahwa karena konflik pada dasarnya muncul dalam upaya memperoleh akses terhadap kekuatan-kekuatan produksi. Karenanya begitu kekuatan-kekuatan ini dikembalikan kepada seluruh masyarakat, maka konflik dasar tersebut akan dapat dihapuskan. Jadi begitu kapitalis digantikan dengan sosialisme, maka kelas-kelas akan terhapuskan dan pertentangan kelas akan berhenti.
Sedangkan Weber memiliki pandangan yang jauh pesimistik. Ia percaya bahwa pertentangan merupakan salah satu prinsif kehidupan sosial yang sangat kukuh dan tak dapat dihilangkan. Dalam suatu tipe masyarakat masa depan, baik kapitalis, sosialis atau tipe lainnya orang-orang akan tetap selalu bertarung memperebutkan berbagai sumber daya. Karena itu Weber menduga bahwa pembagian atau pembelaan sosial adalah ciri permanen dari semua masyarakat yang sudah kompleks, awalaupun tentu saja akan mengambil bentuk-bentuk dan juga tingkat kekerasan yang secara substansial sengat bervareasi. (Nazsir, 2009 :20).
Dengan pandangan tersebut di atas, maka seluruh permasalahan sosial yang terjadi dewasa ini, dapat terselesaikan manakala seluruh kekuatan masyarakat dikembalikan pada fungsi-fungsinya. Namun dalam penyelesaian suatu masalah bisa saja terjadi korban, minimal korban perasaan.
Jika ditinjau dari sudut pandang budaya Bugis, maka konflik merupakan suatu yang hal yang wajar terjadi. Kalau ada sebuah komunitas tidak pernah terjadi konflik didalamnya, maka komunitas itu perlu dipertanyakan, ataukah komunitas itu berisi orang-orang yang tidak waras. Pertentangan-pertentangan yang terjadi merupakan dinamika dari komunitas itu sendiri, yang menandakan bahwa yang mengisinya adalah orang-orang yang waras, karena mereka tentu mempertentangkan apa yang menjadi hasil pemikiran mereka, dan bagaiman langkah kedepannya.
Kalau pertentangan tidak dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah mufakat, maka konsep umum yang biasanya ditempuh adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga, seperti mediator yang memiliki kemampuan untuk tidak merugikan kedua belah pihak. Jikalau tidak dapat terselesaikan dengan jasa pihak ketiga. Maka dalam adat Bugis di masa lalu, penyelesaian yang terakhir adalah diselesaikan di “cappa badik”. Janganlah kaget karena penyelesaian yang terakhir ini, pada masa lalu seringkali digunakan. Tetapi sekarang jangan coba-coba digunakan, karena dampaknya anda bisa kena hukuman berat, alias di penjara.
Tulisan ini diawali sebuah fenomena alam yang sangat dahsyat diseluruh belahan bumi, ketika manusia lupa diri, dan tidak pernah memahami dirinya sendiri, karena kekufurannya terhadap penciptanya. Konflik sebenarnya tidak perlu terjadi jika mampu memahami fungsi kita masing-masing. Maka sangat disayangkan jika manusia tidak mau memahaminya.
Secara historis, teori konflik mucul pada tahun 1960 di dalam kalangan sosiologi Amerika, yang membangkitkan kembali berbagai gagasan yang dikemukakan oleh Karl Marx dan Max Weber. Maskipun keduanya sama-sama pengagas teoritis konflik, tetapi mereka sebenarnya berbeda. Bahkan teori konflik modern terpecah menjadi dua tipe utama, yaitu (1) Teori konflik neo Marxian, dan (2) Teori konflik neo Weberian (Nazsir, 2009 :17). Kedua teoritis ini memandang konflik dan pertentangan kepentingan serta concern dari berbagai individu kelompok yang saling bertentangan adalah determinan utama dalam pengorganisasian kehidupan sosial (Nazsir, 2009 :17).
Menurut Marx, bahwa karena konflik pada dasarnya muncul dalam upaya memperoleh akses terhadap kekuatan-kekuatan produksi. Karenanya begitu kekuatan-kekuatan ini dikembalikan kepada seluruh masyarakat, maka konflik dasar tersebut akan dapat dihapuskan. Jadi begitu kapitalis digantikan dengan sosialisme, maka kelas-kelas akan terhapuskan dan pertentangan kelas akan berhenti.
Sedangkan Weber memiliki pandangan yang jauh pesimistik. Ia percaya bahwa pertentangan merupakan salah satu prinsif kehidupan sosial yang sangat kukuh dan tak dapat dihilangkan. Dalam suatu tipe masyarakat masa depan, baik kapitalis, sosialis atau tipe lainnya orang-orang akan tetap selalu bertarung memperebutkan berbagai sumber daya. Karena itu Weber menduga bahwa pembagian atau pembelaan sosial adalah ciri permanen dari semua masyarakat yang sudah kompleks, awalaupun tentu saja akan mengambil bentuk-bentuk dan juga tingkat kekerasan yang secara substansial sengat bervareasi. (Nazsir, 2009 :20).
Dengan pandangan tersebut di atas, maka seluruh permasalahan sosial yang terjadi dewasa ini, dapat terselesaikan manakala seluruh kekuatan masyarakat dikembalikan pada fungsi-fungsinya. Namun dalam penyelesaian suatu masalah bisa saja terjadi korban, minimal korban perasaan.
Jika ditinjau dari sudut pandang budaya Bugis, maka konflik merupakan suatu yang hal yang wajar terjadi. Kalau ada sebuah komunitas tidak pernah terjadi konflik didalamnya, maka komunitas itu perlu dipertanyakan, ataukah komunitas itu berisi orang-orang yang tidak waras. Pertentangan-pertentangan yang terjadi merupakan dinamika dari komunitas itu sendiri, yang menandakan bahwa yang mengisinya adalah orang-orang yang waras, karena mereka tentu mempertentangkan apa yang menjadi hasil pemikiran mereka, dan bagaiman langkah kedepannya.
Kalau pertentangan tidak dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah mufakat, maka konsep umum yang biasanya ditempuh adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga, seperti mediator yang memiliki kemampuan untuk tidak merugikan kedua belah pihak. Jikalau tidak dapat terselesaikan dengan jasa pihak ketiga. Maka dalam adat Bugis di masa lalu, penyelesaian yang terakhir adalah diselesaikan di “cappa badik”. Janganlah kaget karena penyelesaian yang terakhir ini, pada masa lalu seringkali digunakan. Tetapi sekarang jangan coba-coba digunakan, karena dampaknya anda bisa kena hukuman berat, alias di penjara.
Sabtu, 23 April 2011
RAPAT PERSIAPAN AUDIT
Senin, 27 Desember 2010
Foto Kegiatan Pelepasan dan Penerimaan Siswa Prakerin







Hari Senin tanggal 27 Desember 2010 pukul 14.00 - 15.30 WITA, di ruang pertemuan utama PPs UNM Makassar, telah diadakan pelepasan yang dirangkaikan dengan penerimaan siswa prakerin SMK Negeri 4 Makassar oleh Direktur PPs UNM Bapak Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. yang didampingi oleh Asdir 1 Bapak Prof. Dr. Suradi Tahmir, MS, dan Asdir 2 Bapak Prof. Dr. H. Heri Tahir, SH. MH. Hadir pada kesempatan tersebut Sataf TU Bapak Djamaluddin M, S.Sos., Dari pihak SMK Negeri 4 Makassar yang hadir antara lain Kepala SMKN 4 Makassar dalam hal ini diwakili oleh Wakasek Humas dan Dudi Bapak Drs. Ruslan Abdul Rahman, M.Pd, Pembimbing Prakerin Bapak Drs. Nasrullah Salam, dan Koordinator MGMP Bapak Drs. Muh. Arsyad Rahim.
Dalam kesempatan ini Direktur PPs UNM dalam pengarahannya menginginkan peningkatan kompetensi siswa sesuai bidang keahliannya masing-masing dan meningingkan kerja sama yang lebih mendalam dalam bentuk MoU.
Jumat, 24 Desember 2010
Minggu, 19 Desember 2010
Belajar di Benteng Ujung Pandang








Selama dua hari berturut-turut (tanggal 16 & 17 Desember 2010, siswa kelas XI Perkantoran belajar di Benteng Ujung Pandang, yang dibimbing oleh Bapak Drs. Nasrullah Salam, Drs. Ruslam Abdul Rahman, M.Pd
didampingi oleh Bapak Muhammad Arsyad Rahim. Dalam pembelajaran tersebut siswa diperkenalkan bagaimana tata cara mengarsipkan, mencari informasi, menemukan sumber yang tepat untuk dijadikan informan. Kegiatan ini berkaitan dengan salah satu materi pelajaran produktif perkantoran/kesekretarisan.
Selanjutnya setelah seluruh siswa memperoleh sejumlah informasi, mereka menyusun laporan yang idsertai dengan gambar/foto-foto kegitan selama di Benteng Ujung Pandang.
Kamis, 16 Desember 2010
Lomba Microteaching 2010
Latihan PKN 3
Mata Pelajaran PKN 3
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Apakah sistem pemerintahan di Indonesia sudah sesuai dengan alam demokrasi.
2. Mengapa Indonesia tidak lepas dari berbagai persoalan korupsi. Menurut pendapat anda apakah pemerintah sudah serius memberantas korupsi. Jelaskan.
3. Bagaimana pendapat anda tentang sistem pemerintahan DI Yogyakarta ?
4. Setujukah anda jika pers selalu memberitkan kejelekan orang lain. Apakah hal itu tidak bertentangan dengan kode etik jurnalistik? Jelaskan.
5. Tuliskan :
a. Nama Kelompok anda.
b. Judul tugas makalah anda.
c. Uraikan pokok-pokok makalah anda
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Apakah sistem pemerintahan di Indonesia sudah sesuai dengan alam demokrasi.
2. Mengapa Indonesia tidak lepas dari berbagai persoalan korupsi. Menurut pendapat anda apakah pemerintah sudah serius memberantas korupsi. Jelaskan.
3. Bagaimana pendapat anda tentang sistem pemerintahan DI Yogyakarta ?
4. Setujukah anda jika pers selalu memberitkan kejelekan orang lain. Apakah hal itu tidak bertentangan dengan kode etik jurnalistik? Jelaskan.
5. Tuliskan :
a. Nama Kelompok anda.
b. Judul tugas makalah anda.
c. Uraikan pokok-pokok makalah anda
Latihan PKN 2
Mata Pelajaran PKN 2
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Dewasa ini masyarakat Indonesia tidak lepas dari politik praktis. Apakah politik praktis yang terdapat dalam masyarakat Indonesia ini sudah membudaya atau tidak? Jelaskan pendapat anda.
2. Apakah politik di Indonesia sesuai dengan budaya demokrasi Pancasila.
3. Apakah dengan budaya demokrasi Pancasila dapat mengantar bangsa Indonesia menuju masyarakat madani.
4. Mengapa penting sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehipan polilik bangsa Indonesia.
5. Tuliskan :
a. Nama Kelompok anda.
b. Judul tugas makalah anda.
c. Uraikan pokok-pokok makalah anda.
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Dewasa ini masyarakat Indonesia tidak lepas dari politik praktis. Apakah politik praktis yang terdapat dalam masyarakat Indonesia ini sudah membudaya atau tidak? Jelaskan pendapat anda.
2. Apakah politik di Indonesia sesuai dengan budaya demokrasi Pancasila.
3. Apakah dengan budaya demokrasi Pancasila dapat mengantar bangsa Indonesia menuju masyarakat madani.
4. Mengapa penting sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehipan polilik bangsa Indonesia.
5. Tuliskan :
a. Nama Kelompok anda.
b. Judul tugas makalah anda.
c. Uraikan pokok-pokok makalah anda.
Latihan PKN
Mata Pelajaran PKN 1
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Jelaskan perbedaan bangsa dan negara
2. Jelaskan yang termasuk Unsur-unsur terbentuknya negara dan Unsur-Unsur kenegaraan.
3. Jelaskan fungsi dan tujuan negara kesatuan RI berdasarkan UUD 1945.
4. Apakah peradilan di Indonesia sudah berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Jelaskan pendapat anda.
5. Apakah demonstrasi yang selama ini dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat tidak bertentangan dengan HAM. Jelaskan pendapat anda.
Tugas Individu
1. Tulis Nama, NIS, dan Kelas anda pada sudut kanan atas pada lembar kerja.
2. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat.
3. Tugas ini diketik dengan menggunakan huruf Tahoma ukuran 12
4. Kirim ke E-mail : mangra.215@gmail.com paling lambat Selasa, 21 Desember 2010.
Soal :
1. Jelaskan perbedaan bangsa dan negara
2. Jelaskan yang termasuk Unsur-unsur terbentuknya negara dan Unsur-Unsur kenegaraan.
3. Jelaskan fungsi dan tujuan negara kesatuan RI berdasarkan UUD 1945.
4. Apakah peradilan di Indonesia sudah berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Jelaskan pendapat anda.
5. Apakah demonstrasi yang selama ini dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat tidak bertentangan dengan HAM. Jelaskan pendapat anda.
Tugas Individu
Soal :
1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang kehidupan manusia dikaitkan dengan interaksi sosial, pembentukan kepribadian dan bentuk-bentuk interaksi sosial.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan masyarakat prasejarah.
3. Mengapa di Indonesia pernah ada kerajaan-kerajaan Hindu, Budha dan Islam ? Jelaskan.
4. Apa yang menyebabkan bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Eropa? Jelaskan.
5. Bagaimana caranya untuk menegakkan kedaulatan Indonesia, berikan contohnya.
6. Apa yang dimaksud dengan struktur sosial, dan mengapa terjadi konflik dalam masyarakat? Jelaskan.
7. Apa yang dimaksud dengan kelompok sosial dan masyarakat multikultural? Jelaskan.
8. Tuliskan Nama Kelompok Diskusi anda, Judul Tugas makalah, dan kemukakan pokok-pokok makalah anda.
1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang kehidupan manusia dikaitkan dengan interaksi sosial, pembentukan kepribadian dan bentuk-bentuk interaksi sosial.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan masyarakat prasejarah.
3. Mengapa di Indonesia pernah ada kerajaan-kerajaan Hindu, Budha dan Islam ? Jelaskan.
4. Apa yang menyebabkan bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Eropa? Jelaskan.
5. Bagaimana caranya untuk menegakkan kedaulatan Indonesia, berikan contohnya.
6. Apa yang dimaksud dengan struktur sosial, dan mengapa terjadi konflik dalam masyarakat? Jelaskan.
7. Apa yang dimaksud dengan kelompok sosial dan masyarakat multikultural? Jelaskan.
8. Tuliskan Nama Kelompok Diskusi anda, Judul Tugas makalah, dan kemukakan pokok-pokok makalah anda.
Senin, 11 Oktober 2010
Bank Soal IPS
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e.
1. Manusia adalah mahluk yang selalu hidup bermasyarkat, oleh Aristoteles disebut manusia sebagai ....
a. zoom sociologom d. zoom polize
b. zoom sociologi e. zoom poloiticom
c. zoom homo homonis
2. Hubungan timbal balik antara individu manusia dengan individu lainnya disebut ....
a. Komunikasi c. Integritas e. proses
b. Integrasi d. interaksi
3. Terjadinya interaksi apabila satu individu berbuat sedemikian rupa sehingga menimbulkan reaksi dari individu atau individu-individu lainnya, adalah pendapat ....
a. Soerjono Soekanto d. Alvin & Gouldner
b. Erving Goffaman e. Broom & Selznic
c. Kuntjaraningrat
4. Interaksi sosial sebagai proses bertindak dan membalas tindakan yang dilakukan seseorang dalam hubungannya dengan orang lain, pernyataan ini dikemukakan oleh ....
a. Soerjono Soekanto d. Alvin & Gouldner
b. Erving Goffaman e. Broom & Selznic
c. Kuntjaraningrat
5. Adanya berbagai aktivitas manusia yang dapat mempengaruhi aktivitas manusia lainnya, disebut ....
a. Komunikasi sosial d. Interaksi sosial
b. Integrasi sosial e. Proses sosial
c. Integritas sosial
6. Upaya seorang individu untuk mempengaruhi individu lain disebut ....
a. Proses sosial d. Komunikasi sosial
b. Tindakan sosial e. Keteraturan sosial
c. Interakasi sosial
7. Tindakan seorang remaja yang suka meniru sikap, tindakan, model, gaya hidup atau penampilan pisik tokoh idolanya secara berlebihan disebut ....
a. Identifikasi c. Sugesti e. agresif
b. Imitasi d. asimilatif
8. Seorang siswa mendapat pengaruh dari orang lain, sehingga siswa tersebut menuruti isi pengaruh tersebut baik secara sadar maupun tidak, tampa pikir panjang. Hal ini termasuk kategori ....
a. Identifikasi d. asimilatif
b. Imitasi e. agresif
c. Sugesti
9. Seseorang berusaha menjadi sama dengan orang lain disaebut ....
a. Identifikasi d. asimilatif
b. Imitasi e. Simpati
c. Sugesti
10. Simpati merupakan salah satu faktor yang mendasari terbetuknya interaksi sosial, artinya ....
a. tindakan seseorang meniru gaya hidup orang lain
b. Upaya yang dilakukan seseorang untuk menjadi sama
c. Dorongan individu untuk merubah kearah yang lebih baik
d. Dorongan keinginan untuk memahami dan bekerja dengan pihak lain.
e. Menuruti perintah orang tua
11. Upaya seorang individu untuk mempengaruhi individu lainnya disebut :
a. Tindakan sosial d. Interaksi sosial
b. Komunikasi sosial e. Keteraturan sosial
c. Proses sosial
12. Seperangkat aturan atau ketentuan untuk mencapai kepentingan tertentu dalam bidang kehidupan masyarakat disebut ....
a. Sistem sosial d. Inovasi
b. Organisasi sosial e. Norma sosial
c. Proses sosial
13. Imitasi merupakan salah satu faktor yang mendasari terbentuknya interaksi sosial, artinya ....
a. Tindakan seseorang kepada orang lain untuk gaya saja
b. Upaya yang dilakukan sesorang untuk menjadi sama
c. Menuruti atau melaksanakan perintah orang tua
d. Dorongan individu untuk mengubah ke arah yang baik
e. Persaan senang kepada orang lain untuk menolong/membantu
14. Kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain disebut ....
a. Simpati d. Sugesti
b. Identifikasi e. Isolasi
c. Imitasi
15. Suatu interaksi terjadi pertama-tama didahului oleh kontak dan diikuti dengan ....
a. Sugesti d. Orientasi
b. Imitasi e. Imitasi
c. Isolasi
16. Arman mengirim surat kepada Anggun melalui Amran. Perihal ini merupakan
a. Kontak primer d. Kontak sekunder
b. Kontak Primer langsung e. Komunikasi langsung
c. Kontak sekunder langsung
17. Sikap dan prilaku adik seperti berbicara, berpakaian dan berjalan, selalu ingin sama dengan kakak. Contoh tindakan ini merupakan tindakan yang didasari faktor ....
a. Imitasi d. Empati
b. Sugesti e. Invasi
c. Identifikasi
18. Bapak Cokro sedang mengajar sisiwa di kelas. Bentuk semacam ini dinamakan ....
a. Interaksi individu dan kolompok d. Interaksi lingkungan
b. Interaksi individu dan individu e. Interaksi sekolah
c. Interaksi kelompok dan kelompok
19. Seorang penderita penyakit menahun enggan pergi ke dokter malainkan memilih pengobatan alternatif yang sudah terkenal pengobatannya, hal ini merupakan ....
a. Sugesti c. Empati e. Simpati
b. Imitasi d. Motivasi
20. Seorang teman ada yang meninggal salah satu keluarganya. Kita sama-sama merasa kehilangan karena sudah dianggap saudara sendiri. Hal ini dinamakan ....
a. Sugesti c. Empati e. Simpati
b. Imitasi d. Motivasi
21. Seorang guru dapat dijadikan panutan murid-muridnya. Guru tersebut dianggap sebagai ....
c. Sugesti c. Empati e. Simpati
d. Imitasi d. Motivasi
22. Orang yang sedang marahan, jika bertemu saling berdiam diri, merupakan bentuk interaksi sosial ....
a. Interaksi antara individu dan individu
b. Interaksi antara individu dan kelompok
c. Interaksi antara kelompok dan lingkungan
d. Interaksi antara kelompok dan kelompok
e. Interaksi antara individu dan lingkungan
23. Hubungan antara anak dengan orang tua merupakan salah satu wujud kontak ....
a. Kontak individu dengan kelompok d. Kontak antar individu
b. Kontak kelompok dengan kelompok e. Hubungan famili
c. Kontak antar kelompok
24. Peratndingan antara PSMS dengan Sriwijaya PC merupakan salah satu wujud kontak ....
a. Kontak individu dengan kelompok d. Kontak antar individu
b. Kontak kelompok dengan kelompok e. Hubungan famili
c. Kontak antar kelompok
25. Tindakan yang patut di contoh merupakan salah satu cara untuk dapat memberi ....
a. Inspirasi c. Keinginan e. Kemauan
b. Motivasi d. hiburan
1. Manusia adalah mahluk yang selalu hidup bermasyarkat, oleh Aristoteles disebut manusia sebagai ....
a. zoom sociologom d. zoom polize
b. zoom sociologi e. zoom poloiticom
c. zoom homo homonis
2. Hubungan timbal balik antara individu manusia dengan individu lainnya disebut ....
a. Komunikasi c. Integritas e. proses
b. Integrasi d. interaksi
3. Terjadinya interaksi apabila satu individu berbuat sedemikian rupa sehingga menimbulkan reaksi dari individu atau individu-individu lainnya, adalah pendapat ....
a. Soerjono Soekanto d. Alvin & Gouldner
b. Erving Goffaman e. Broom & Selznic
c. Kuntjaraningrat
4. Interaksi sosial sebagai proses bertindak dan membalas tindakan yang dilakukan seseorang dalam hubungannya dengan orang lain, pernyataan ini dikemukakan oleh ....
a. Soerjono Soekanto d. Alvin & Gouldner
b. Erving Goffaman e. Broom & Selznic
c. Kuntjaraningrat
5. Adanya berbagai aktivitas manusia yang dapat mempengaruhi aktivitas manusia lainnya, disebut ....
a. Komunikasi sosial d. Interaksi sosial
b. Integrasi sosial e. Proses sosial
c. Integritas sosial
6. Upaya seorang individu untuk mempengaruhi individu lain disebut ....
a. Proses sosial d. Komunikasi sosial
b. Tindakan sosial e. Keteraturan sosial
c. Interakasi sosial
7. Tindakan seorang remaja yang suka meniru sikap, tindakan, model, gaya hidup atau penampilan pisik tokoh idolanya secara berlebihan disebut ....
a. Identifikasi c. Sugesti e. agresif
b. Imitasi d. asimilatif
8. Seorang siswa mendapat pengaruh dari orang lain, sehingga siswa tersebut menuruti isi pengaruh tersebut baik secara sadar maupun tidak, tampa pikir panjang. Hal ini termasuk kategori ....
a. Identifikasi d. asimilatif
b. Imitasi e. agresif
c. Sugesti
9. Seseorang berusaha menjadi sama dengan orang lain disaebut ....
a. Identifikasi d. asimilatif
b. Imitasi e. Simpati
c. Sugesti
10. Simpati merupakan salah satu faktor yang mendasari terbetuknya interaksi sosial, artinya ....
a. tindakan seseorang meniru gaya hidup orang lain
b. Upaya yang dilakukan seseorang untuk menjadi sama
c. Dorongan individu untuk merubah kearah yang lebih baik
d. Dorongan keinginan untuk memahami dan bekerja dengan pihak lain.
e. Menuruti perintah orang tua
11. Upaya seorang individu untuk mempengaruhi individu lainnya disebut :
a. Tindakan sosial d. Interaksi sosial
b. Komunikasi sosial e. Keteraturan sosial
c. Proses sosial
12. Seperangkat aturan atau ketentuan untuk mencapai kepentingan tertentu dalam bidang kehidupan masyarakat disebut ....
a. Sistem sosial d. Inovasi
b. Organisasi sosial e. Norma sosial
c. Proses sosial
13. Imitasi merupakan salah satu faktor yang mendasari terbentuknya interaksi sosial, artinya ....
a. Tindakan seseorang kepada orang lain untuk gaya saja
b. Upaya yang dilakukan sesorang untuk menjadi sama
c. Menuruti atau melaksanakan perintah orang tua
d. Dorongan individu untuk mengubah ke arah yang baik
e. Persaan senang kepada orang lain untuk menolong/membantu
14. Kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain disebut ....
a. Simpati d. Sugesti
b. Identifikasi e. Isolasi
c. Imitasi
15. Suatu interaksi terjadi pertama-tama didahului oleh kontak dan diikuti dengan ....
a. Sugesti d. Orientasi
b. Imitasi e. Imitasi
c. Isolasi
16. Arman mengirim surat kepada Anggun melalui Amran. Perihal ini merupakan
a. Kontak primer d. Kontak sekunder
b. Kontak Primer langsung e. Komunikasi langsung
c. Kontak sekunder langsung
17. Sikap dan prilaku adik seperti berbicara, berpakaian dan berjalan, selalu ingin sama dengan kakak. Contoh tindakan ini merupakan tindakan yang didasari faktor ....
a. Imitasi d. Empati
b. Sugesti e. Invasi
c. Identifikasi
18. Bapak Cokro sedang mengajar sisiwa di kelas. Bentuk semacam ini dinamakan ....
a. Interaksi individu dan kolompok d. Interaksi lingkungan
b. Interaksi individu dan individu e. Interaksi sekolah
c. Interaksi kelompok dan kelompok
19. Seorang penderita penyakit menahun enggan pergi ke dokter malainkan memilih pengobatan alternatif yang sudah terkenal pengobatannya, hal ini merupakan ....
a. Sugesti c. Empati e. Simpati
b. Imitasi d. Motivasi
20. Seorang teman ada yang meninggal salah satu keluarganya. Kita sama-sama merasa kehilangan karena sudah dianggap saudara sendiri. Hal ini dinamakan ....
a. Sugesti c. Empati e. Simpati
b. Imitasi d. Motivasi
21. Seorang guru dapat dijadikan panutan murid-muridnya. Guru tersebut dianggap sebagai ....
c. Sugesti c. Empati e. Simpati
d. Imitasi d. Motivasi
22. Orang yang sedang marahan, jika bertemu saling berdiam diri, merupakan bentuk interaksi sosial ....
a. Interaksi antara individu dan individu
b. Interaksi antara individu dan kelompok
c. Interaksi antara kelompok dan lingkungan
d. Interaksi antara kelompok dan kelompok
e. Interaksi antara individu dan lingkungan
23. Hubungan antara anak dengan orang tua merupakan salah satu wujud kontak ....
a. Kontak individu dengan kelompok d. Kontak antar individu
b. Kontak kelompok dengan kelompok e. Hubungan famili
c. Kontak antar kelompok
24. Peratndingan antara PSMS dengan Sriwijaya PC merupakan salah satu wujud kontak ....
a. Kontak individu dengan kelompok d. Kontak antar individu
b. Kontak kelompok dengan kelompok e. Hubungan famili
c. Kontak antar kelompok
25. Tindakan yang patut di contoh merupakan salah satu cara untuk dapat memberi ....
a. Inspirasi c. Keinginan e. Kemauan
b. Motivasi d. hiburan
Kamis, 02 September 2010
Kumpulan Ucapan Hari Raya Id Fitri 1431
Jari tessidapi, niakku pa'dapi i, watakkale tessi runtu, ati palettu'i, narekko engka ada, nenia gau2kku temmamminasa riseseta, ta'dampengenga maraja.Met hri raya idul fitri.... Mhon maaf lahir & batin
Tiada kata seindah zikir … tiada hari seindah Ramadhan. Ijinkan kedua tangan bersimpuh maaf … untuk lisan yg tak terjaga, janji yang terabaikan, hati yang berprasangka & semua sikap yang pernah menyakitkan. Minal Aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir & batin
jika jemari tak mampu berjabat,,
saat batin kotor ini rindu, akan k’ikhlasan maaf..
hanya lewat pesan ini,
jemariku b’silaturahmi,,
Minalaidzinwalfaidzin
Mohon maaf lahir batin.
Salah kata, salah sangka, salah tingkah & prilaku, jangan sampai memutuskan ikatan tali silaturahim & menceraiberaikan hubungan kita. Di hari yang fitri, mari berjabat tangan, saling memaafkan, membersihkan & menyatukan hati. Selamat idul fitri 1431 H, mohon maav lahir & batin”
“Pulang ke kampung SURGA yuk.. pake mobil JIHAD yang bensinnya ISTIQOMAH, sopirnya IKHLAS lewat jalan IMAN.. slalu bawa peta QURAN&SUNNAH dan bekal TAQWA.. sampai jumpa di sana ya :) Selamat IDul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir batin. Taqaballahu minna wa minkum.”
Takbir kemenangan telah berkumandang, hari yang penuh berkah telah kita tinggalkan, hanya kelapangan hati tuk memaafkan
Gema takbir tlah berkumandang tanda kemenangan yang tlah tercapai
Senandung asma Allah menghiasi malam menghampiri fajar menyambut hari kemenangan. Jabat tangan penuh kasih, eratkan tali silaturrahim
Tak ujung lidah yang berucap salah dan tingkah yang berpongah, kususun jari sepuluh
Jalan jalan ke Pasar Butung, jangan lupa mampir di SMK 4. Kalau ada salah dalam bersenda gurau, jangan lupa ye maafin ane. Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobalallahu mina wa minkum”
Esok adalah harapan..
Sekarang adalah kenyataan..
Kemarin adalah kenangan, yang tak luput dari khilaf dan kesalahan..
Ketika tangan tak mampu berjabat,
Kaki tak dapat melangkah.
Hanya hati yang mampu berbisik,
Mat hari raya Idul Fitri 1431 H
”Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Batin”
Bulan yang indah penuh hikmah telah berlalu..
Semoga menitis ke lembaran baru
dan membuka ribuan pintu maaf,
Agar kami bisa masuk dan menjadi bagian yang termaafkan,
“SELAMAT IDUL FITRI 1431 H”
Mohon maaf lahir batin
Ramadhan kan kembali berlalu, meninggalkan kisah syahdu
Betapa masa kan tersia jika hati masih terbalut noda..
Minal Aidin Wal Faidzin ..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Beningkan hati dengan dzikir
Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Taqobbalallahu minna wa Min’kum
Minal Aidzin Wal Faidzin
“Mohon Maaf Lahir dan Batin”
Tiada kata seindah zikir … tiada hari seindah Ramadhan. Ijinkan kedua tangan bersimpuh maaf … untuk lisan yg tak terjaga, janji yang terabaikan, hati yang berprasangka & semua sikap yang pernah menyakitkan. Minal Aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir & batin
jika jemari tak mampu berjabat,,
saat batin kotor ini rindu, akan k’ikhlasan maaf..
hanya lewat pesan ini,
jemariku b’silaturahmi,,
Minalaidzinwalfaidzin
Mohon maaf lahir batin.
Salah kata, salah sangka, salah tingkah & prilaku, jangan sampai memutuskan ikatan tali silaturahim & menceraiberaikan hubungan kita. Di hari yang fitri, mari berjabat tangan, saling memaafkan, membersihkan & menyatukan hati. Selamat idul fitri 1431 H, mohon maav lahir & batin”
“Pulang ke kampung SURGA yuk.. pake mobil JIHAD yang bensinnya ISTIQOMAH, sopirnya IKHLAS lewat jalan IMAN.. slalu bawa peta QURAN&SUNNAH dan bekal TAQWA.. sampai jumpa di sana ya :) Selamat IDul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir batin. Taqaballahu minna wa minkum.”
Takbir kemenangan telah berkumandang, hari yang penuh berkah telah kita tinggalkan, hanya kelapangan hati tuk memaafkan
Gema takbir tlah berkumandang tanda kemenangan yang tlah tercapai
Senandung asma Allah menghiasi malam menghampiri fajar menyambut hari kemenangan. Jabat tangan penuh kasih, eratkan tali silaturrahim
Tak ujung lidah yang berucap salah dan tingkah yang berpongah, kususun jari sepuluh
Jalan jalan ke Pasar Butung, jangan lupa mampir di SMK 4. Kalau ada salah dalam bersenda gurau, jangan lupa ye maafin ane. Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobalallahu mina wa minkum”
Esok adalah harapan..
Sekarang adalah kenyataan..
Kemarin adalah kenangan, yang tak luput dari khilaf dan kesalahan..
Ketika tangan tak mampu berjabat,
Kaki tak dapat melangkah.
Hanya hati yang mampu berbisik,
Mat hari raya Idul Fitri 1431 H
”Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Batin”
Bulan yang indah penuh hikmah telah berlalu..
Semoga menitis ke lembaran baru
dan membuka ribuan pintu maaf,
Agar kami bisa masuk dan menjadi bagian yang termaafkan,
“SELAMAT IDUL FITRI 1431 H”
Mohon maaf lahir batin
Ramadhan kan kembali berlalu, meninggalkan kisah syahdu
Betapa masa kan tersia jika hati masih terbalut noda..
Minal Aidin Wal Faidzin ..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Beningkan hati dengan dzikir
Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Taqobbalallahu minna wa Min’kum
Minal Aidzin Wal Faidzin
“Mohon Maaf Lahir dan Batin”
Sabtu, 28 Agustus 2010
Rapat Koordinasi Tim ISO SMKN 4 Makassar
Hari in tanggal26 Agustus 2010 jam 09.30-14.30 dilaksanakan rapat koordinasi ISO SMKN 4 makassar. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain; Kepala SMK Negeri 4 Makasar Dra. Asnah Baharuddin,M.Pd., Wakasek Humas dan Idustri Drs. Ruslan Abd. Rahman, M.Pd, Wakasek Sarana Drs. Hayyang, MP.d, Wakasek Pembelajaran Drs. Arifin, M.Pd. Wakasek kesiswaan Drs.H.Muhammad Nur, M.Pd. yang bertindak sebagai WMM (Wakil Manajeman Mutu)
dismping itu hadir pula Koordinator MGMP Drs. Muh. Arsyad Rahim, KK Akuntansi Drs.Ahmad DM, KK Penjualan Dra. Sumiati Tahir, KK Tata Boga Dra. Sumiati Mansyur, KK TKJ Drs. R. Ipung Purnomo, KK AP Andi Anna Rivai, S.Pd. Koordinato BK Drs. Alimuddin Ali, Koordinator K3LK Drs. Muhammad Saleh Raja. KK PW Rudi, S.Sos. dan Dasriah M.Yahya.
Pada kesempatan itu tim membicarakan dan merevisi dokumen ISO 2007 yang lalu.
Diharapkan dalam pertemuan tersbut dapat menghsailkan sebuah dokumen ISO yang dapat diterapkan dalam kegiatan sekolah.
dismping itu hadir pula Koordinator MGMP Drs. Muh. Arsyad Rahim, KK Akuntansi Drs.Ahmad DM, KK Penjualan Dra. Sumiati Tahir, KK Tata Boga Dra. Sumiati Mansyur, KK TKJ Drs. R. Ipung Purnomo, KK AP Andi Anna Rivai, S.Pd. Koordinato BK Drs. Alimuddin Ali, Koordinator K3LK Drs. Muhammad Saleh Raja. KK PW Rudi, S.Sos. dan Dasriah M.Yahya.
Pada kesempatan itu tim membicarakan dan merevisi dokumen ISO 2007 yang lalu.
Diharapkan dalam pertemuan tersbut dapat menghsailkan sebuah dokumen ISO yang dapat diterapkan dalam kegiatan sekolah.
Rabu, 09 Juni 2010
Rapat Koordinasi Akreditasi SMKN 4 Makassar


Hari ini Kamis 10 Juni 2010, pukul 09.00 dilaksankan rapat koordinasi Akreditasi SMKN 4 Makassar. Rapat dibuka oleh Kepala SMKN 4 Makassar, Ibu Dra. Asnah Baharuddin M.Pd.
Agenda rapat adalah kelengkapan dokumen administrasi Sekolah.
Rapat tersebut merupakan rapat tingkat pimpinan,diantaranya Wakasek kurikulum Drs. Arifin,M.Pd; Wakasek humas Drs. Ruslan Abdul Rahman, M.Pd; Wakasek Sarana Drs.Hayyang,M.Pd; Wakasek Kesiswaan Drs. H. Muhammad Nur, Disamping itu juga dalam rapat itu hadir para ketua komptensi keahlian : Akuntansi Ibu Dra. Salmiah, M.Pd.I; Pemasaran : Dra. Sumiati Tahir; Jasa Boga : Dra. Sumiaty Mansyur, TKJ : Drs. R.Ipung Purnomo, UPW : Rudi, S.Sos; Koordinator MGMP Drs. Muhammad Arsyad Rahim, dan Drs.Nasrullah Salam.
Rapat juga mengharapkan kepada seluru guru mata pelajaran menyiapkan perangkat Adm PBM untuk tahun ajaran 2010/2011 diantaranya :
1. Silabus Mata Pelajaran
2. KKM
3. Program Semester
4. RPP
5. Modul
6. Daftar Nilai
Perangkat Adm PBM tersebut disiapkan untuk 3 tingkat (6 Semester)
Langganan:
Postingan (Atom)












